Wabup Albar: Santri Wonosobo tidak Hanya Pintar Mengaji, tapi Wajib Pintar Wirausaha

24 Agustus 2021, 00:20 WIB
Wabup Albar melihat hasil kerajinan santri berupa produk dari kayu di BLKK Ponpes Darul Ishlah Desa Surenggede Kecamatan Kertek /Bag Prokompim Kab Wonosobo

 

 

KABAR WONOSOBO – Sumber Daya Manusia atau SDM untuk para santri di Wonosobo menjadi perhatian khusus dari berbagai pihak.

Salah satunya Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo yang bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Darul Ishlah Desa Surenggede Kecamatan Kertek.

Dengan diadakannya pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM para santri kerajinan dan keterampilan bagi santri Pondok Pesatren Darul Ishlah.

Pelatihan untuk santri itu dilaksanakan selama 24 hari, sejak 1 Agustus dan berakhir 24 Agustus 2021.

Baca Juga: Pembangunan Bendungan Kedung Nongko dan 2 Proyek Lainnya Ditinjau Bupati Wonosobo

“Pelatihan diikuti 16 santri Ponpes Darul Ishlah dan progam ini diagendakan dari Kemenakertran RI,” tutur Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar ketika momen penutupan Pelatihan 1 di BLKK Darul Ishlah, Senin 23 Agustus 2021.

Pelatihan tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kemenakertrans RI untuk membekali keterampilan teknis produksi atau keahlian  pertukangan kayu.

Hal itu dinilai sesuai dengan kebutuhan pasar dan bahan baku yang ada di Kabupaten Wonosobo.

Para peserta diberikan pelatihan tentang pertukangan kayu dengan melibatkan Instruktur atau tenaga ahli dari Kemenakertran RI juga bersama pelatih dari lingkungan Ponpes setempat.

Baca Juga: Kesulitan karena Pandemi, Hotel Dafam Wonosobo Ajak UMKM Lokal Bangkit Bersama di Ulang Tahunnya Yang Ke-2

Ketua BLK Komunitas Darul Ishlah, Rino Pambudi berharap dengan mengikuti pelatihan, para santri memiliki keterampilan pertukangan yang bisa menjadi bekal setelah santri lulus dari Ponpes.

“Karena masa Pandemi COVID-19, pelatihan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dengan membatasi jarak antarpeserta serta memakai masker dan face shield,” katanya.

Wabup Albar dalam ketika menutup kegiatan menyampaikan bahwa santri diera seperti sekarang ini tidak hanya pintar mengaji saja namun lebih dari itu harus pintar berwirausaha.

“Saya harap para santri pada zaman sekarang tidak hanya pintar mengaji saja namun harus bisa pintar berwirausaha dalam segala bidang. Sekarang jadi Imam sudah banyak, jadi para santri harus bisa menciptakan lapangan kerja sendiri tidak bergantung pada orang lain,” tutur Wabup Wonosobo yang akrab disapa Gus Albar.

Baca Juga: PPKM di Wonosobo Turun Ke Level 3, Bukan Lagi Zona Merah

Gus Albar juga berpesan kepada para santri untuk bisa memanfaatkan pelatihan yang ada di BLKK sebagai bekal di kemudian hari.

"Jadikanlah pelatihan keterampilan dari BLKK ini sebagai kompetensi dasar yang mumpuni dalam pertukangan dan kembangkanlah terus skill kalian agar dimasa depan setelah selesai dari ponpes ini bisa menjadi bekal, dan kalian bisa tetap kreatif dan inovatif menghadapi perubahan," tutup Gus Albar.***

Editor: Erwin Abdillah

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan kab Wonosobo

Tags

Terkini

Terpopuler