Polemik Pasca Piala Menpora 2021 Jadi Pembelajaran, Polri Tegaskan Tidak Boleh Ada Kerumunan di Liga 1 dan 2

25 Mei 2021, 13:10 WIB
Logo Piala Menpora 2021, yang ketika usai masih menghadirkan polemik, salah satunya kerumunan di tengah pandemi. /pssi.org

KABAR WONOSOBO – Piala Menpora 2021 telah usai namun polemik yang ditimbulkannya masih berlanjut.

Salah satu permasalahan yang disorot setelah penyelenggaraan Piala Menpora 2021 adalah kerumunan suporter kesebelasan yang tercipta, padahal pandemi belum juga tertangani.

Oleh karenanya, pihak kepolisian yang bertanggung jawab mengatur keamanan dan kondusifitas masyarakat meminta secara tegas agar kerumunan suporter yang terjadi setelah Piala Menpora 2021 usai tidak boleh terjadi lagi saat Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021-2022 berlangsung.

Baca Juga: Pelantikan Pengurus PSSI Wonosobo, Janjikan Genjot Prestasi Sepak Bola Hingga Optimis Bangun Stadion

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol. Imam Sugianto ketika dimintai keterangan di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta.

"Mohon kasus tersebut tidak terulang lagi," kata Imam, Senin, 24 Mei 2021 lalu.

Pihak kepolisian menyatakan dengan tegas bahwa tidak akan segan melakukan penindakan terhadap siapa saja yang terlibat dalam pembentukan keramaian di tengah suasana pandemi Covid-19.

 Baca Juga: Popda Jateng 2021 dapat Lampu Hijau dari Gubernur Ganjar Pranowo, bakal Digelar Virtual Pertama di Indonesia

Sebelumnya diketahui bahwa The Jakmania, suporter Persija membuat kerumunan dan keramaian di beberapa wilayah di Jakarta untuk merayakan kemenangan tim kesayangannya yang berhasil menjadi juara Piala Menpora 2021.

Di lain pihak, pendukung kesebelasan asal Bandung, Persib yang ditaklukkan oleh Persija di final penentu Piala Menpora 2021 merusak kantor PT Persib Bandung Bermartabat dan merazia (sweeping) kendaraan berplat B, daerah asal Persija.

Berkenaan dengan kejadian tersebut, kepolisian menyatakan bahwa pihaknya telah menangkap empat orang yang diduga sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.

 Baca Juga: 21 Atlet Diffabel Wonosobo Ikuti Selekda NPCI Jawa Tengah, Ditarget 5 Atlet Lolos ke PAPERNAS Papua

Untuk itu, Imam mengajak segala lapisan masyarakat untuk menyukseskan gelaran Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021-2022 sesuai dengan protokol kesehatan di masa pandemi.

"Jadi, mari kita menyukseskan Liga 1 dan Liga 2," ujar Imam.

Terkait dengan pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2, dilansir Kabar Wonosobo dari Antaranews, Imam Sugianto menyatakan bahwa pihaknya akan menerbitkan izin keramaian paling lambat pada 27 Mei 2021.

 Baca Juga: Inilah Kronologi Diberhentikannya Tim Indonesia oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia BWF di All England 2021

PSSI sendiri berencana untuk mulai menggelar Liga 1 musim 2021-2022 sekitar tanggal 3 sampai 7 Juli 2021, hingga Maret 2022.

Sementara Liga 2 rencananya akan mulai bergulir 14 hari setelah Liga 1 mulai berjalan dan diproyeksikan selesai pada Desember 2021.***

 

Editor: Erwin Abdillah

Sumber: antaranews

Tags

Terkini

Terpopuler